Putra eks Wakil Bupati Sukabumi jual ginjal demi biayai pengobatan ibu

Putra eks Wakil Bupati Sukabumi jual ginjal demi biayai pengobatan ibu
Putra eks Wakil Bupati Sukabumi jual ginjal demi biayai pengobatan ibu

Putra eks Wakil Bupati Sukabumi jual ginjal demi biayai pengobatan ibu

BerbagaiCerita-Putra eks Wakil Bupati Sukabumi jual ginjal demi biayai pengobatan ibu Reza Adiwilaga, putera mantan Wakil Bupati Sukabumi, Ahmad Jajuli berniat untuk menjual ginjalnya untuk membiayai pengobatan ibunda, Nita Suryati (48). Nita dirawat di RS Cahya Kawaluyaan, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung.

Saat ditemui, Kamis (3/5/2018), Reza mengungkapkan biaya pengobatan ibunya sejak masuk rumah sakit pada Minggu (29/4) hingga Rabu (2/5) mencapai lebih dari Rp 50 juta. Itu belum biaya perawatan yang lain-lain.

Semua hartanya sudah menipis, sementara dia ingin sang ibu dirawat maksimal. Namun kondisi keuangan keluarganya sedang tidak baik. Aset yang dimiliki digunakan untuk biaya pengobatan penyakit diabetes ayahnya sebelum meninggal di tahun 2017. Melihat sekarang ibunya terkulai di ruang perawatan, Reza mengaku berusaha menyembuhkan penyakitnya.

“Apapun yang bisa buat ibu bertahan hidup saya akan lakukan. Saya ketakutan dan trauma jangan sampai kejadian sama kayak papah,” ujar Reza.

“Nyawa pun saya korbankan. Makanya saya niat jual ginjal seperti itu,” lanjutnya.

Dia mengaku tidak tega melihat selang dan sejumlah alat medis menempel di tubuh sang ibu.

Ihwal penyakit yang diderita, Reza menyatakan bahwa sang ibu dirawat setelah mendapat diagnosa asam urat. Berdasarkan pemeriksaan dokter, ibunya mengalami infeksi diduga akibat mengkonsumsi jamu secara berlebihan.

“Sebelumnya memang ibu suka minum jamu, untuk menghilangkan pegal linu dari rematik,” terangnya.

Dia melanjutkan, setelah dokter memeriksa, ada bahan obat steroid yang mengendap di salah satu tubuh ibunya dan hal itu bisa menyebar.

“Setelah dites dokter, dipastikan bahan obat steroid mengendap dan mengakibatkan infeksi di kaki seperti bisul benjolan cairan virus nyebar organ tubuh,” tutur dia.

Kalaupun sembuh, situasi terburuknya, sang ibu terancam mengalami gangguan ginjal dan harus cuci darah secara berkala