Polisi: Info Penutupan Jalan Gatot Subroto di Pancoran Hoax

Polisi: Info Penutupan Jalan Gatot Subroto di Pancoran Hoax
Polisi: Info Penutupan Jalan Gatot Subroto di Pancoran Hoax

Polisi: Info Penutupan Jalan Gatot Subroto di Pancoran Hoax

BerbagaiCerita– Polisi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membantah informasi penutupan Jalan Gatot Subroto selama satu bulan. Kabar penutupan jalan karena adanya proyek pembangunan fly over Pancoran itu tak benar.

“Berita tersebut di atas hoax,” ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (12/4/2017)
Kawasan tersebut, ia menjelaskan, sempat ditutup sementara selama beberapa hari sejak Jumat 7 April 2017. Penutupan jalan yang dilakukan mulai pukul 23.00 hingga 04.00 WIB itu, dilakukan untuk pembangunan detour.

Hal serupa juga disampaikan Kabid Manajemen

Hasil rapat forum LLAJ di Polda Metro Jaya, Jumat 7 April 2017, tidak ada penutupan jalan satu bulan. Yang ada penutupan untuk percepatan pembangunan detour depan MBAU hanya empat hari, dari tanggal 7-10 April,” kata Priyanto.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya

akan menutup sementara Jalan Jenderal Gatot Subroto, tepatnya depan Markas Besar TNI AU di Pancoran. Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL)

Dinas Perhubungan DKI Jakarta Priyanto mengatakan penutupan itu

akan berlangsung selama satu bulan dari pukul 06.00 hingga 04.00 WIB, mulai Sabtu (15/4/2017) malam ini. Jalan tambahan depan MBAU (Markas Besar TNI AU), dilebarkan jalannya mengambil trotoar. Untuk pelaksanaan detour itu perlu ditutup sementara empat hari. Trotoar di depan Markas TNI AU akan dijadikan lajur tambahan untuk menambah kapasitas jalan. Pasalnya, pembangunan flyover Pancoran telah menyebabkan kemacetan parah.

Karena sebagian lajur terpakai untuk pembangunan

arus lalu lintas dari arah timur (Cawang) ke selatan menumpuk di Jalan Gatot Subroto tepatnya simpang Pancoran. Selama penutupan, pengendara dari arah Cawang atau dari arah Semanggi

yang tidak bisa berputar balik di depan lokasi yang ditutup itu

bisa belok ke Jalan Prof DR Supomo dan melewati Jalan Casablanca – Jalan Jenderal Sudirman. Atau alternatifnya lewat Jalan Pasar Minggu, terus lewat Duren Tiga. Pengerjaan jalur tambahan ini akan dilakukan oleh PT Nindya Karya