Saat Merencanakan Keuangan Jangan Lupakan 3 Hal Ini

Saat Merencanakan Keuangan Jangan Lupakan 3 Hal Ini
Saat Merencanakan Keuangan Jangan Lupakan 3 Hal Ini

Saat Merencanakan Keuangan Jangan Lupakan 3 Hal Ini

BerbagaiCerita-Saat banyak orang berkata merencanakan keuangan itu sangat mudah. Cukup dengan tetapkan tujuan lalu mulai menyisihkan penghasilan hingga dana untuk mewujudkan tujuan tersebut terkumpul. Padahal sebenarnya merencanakan keuangan tersebut tak semudah itu.

Merencanakan keuangan tidak hanya masalah menyisihkan uang tetapi juga harus memikirkan mengenai risiko yang akan dihadapi ke depan. Jika merencanakan keuangan, Anda harus bisa menebak apa yang akan terjadi ke depan.

Sejauh ini, para perencana keuangan selalu menggunakan asumsi-asumsi yang sangat kritis dalam membuat perencanaan keuangan bagi nasabah atau klien. Mereka memprediksikan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di masa depan.

Tentu saja, prediksi tersebut bisa tepat tetapi juga bisa meleset. Ada beberapa patokan para perencana keuangan dalam memperkirakan risiko yang terjadi di masa depan. Berikut ini patokan-patokan tersebut, seperti dikutip dari bizjournals, Jumat (7/3/2017):
1. Inflasi

Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga barang yang terjadi terus-menerus. Kenaikan harga tersebut terkait dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat,

berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi.

Secara mudah, inflasi juga bisa dijelaskan dengan penurunan nilai mata uang.

Contohnya, 10 tahun lalu harga sepotong pisang goreng hanya Rp 250.

Namun saat ini sudah mencapai Rp 1000.Artinyajika Anda menyimpan uang Rp 250 maka saat ini nilainya sudah menyusut

karena sudah tidak bisa untuk membeli barang yang 10 tahun lalu bsia dibeli dengan uang tersebut.

Saat merencanakan keuangan, Anda jangan pernah tinggalkan faktor inflasi ini. Anda harus menghitung dan memperkirakan tingkat inflasi tahunan agar nilai yang Anda simpan tidak susut.

2. Pajak penghasilan

Dalam merencanakan keuangan, Anda juga harus melihat nilai pajak penghasilan yang ditetapkan pemerintah. Seluruh Wajib Pajak, baik perusahaan maupun perorangan harus menyesuaikan perhitungan besaran pajak penghasilan.

Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga barang yang terjadi terus-menerus. Kenaikan harga tersebut terkait dengan mekanisme

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*